Selasa, 04 Desember 2012

Teori Pengukuran Hambatan Kumparan Motor dan Generator DC

Besar hambatan dari generator searah digunakan untuk menghitung :
-          Efisiensi secara konvensional
-          Tegangan jatuh pada hambatan
Kumparan pada generator searah menggunakan shunt terdiri dari :
-          Kumparan jangkar (armatur winding)
-          Kumparan bantu pada kutub-kutub (auxialiry poles winding)
-          Kumparan penguat shunt (shunt excitation winding)
Arus beban mengalir melalui dua kumparan pertama, kedua kumparan tersebut mempunyai hambatan yang sangat kecil (besar hambatan menurun bilamana ukuran daya dari mesin bertambah). Kumparan lainnya, kumparan penguatan shunt dihubungkan paralel dengan keluaran, besar hambatannya sangat besar. Pengukuran dilakukan dengan tegangan searah dan mesin dalam keadaan mantap, dalam beberapa keadaan pengukuran perlu dalam operasi mesin dingin, contoh mesin tidak dioperasikan sejak beberapa jam, dipastikan bahwa setiap bagian dari mesin telah mencapai temperatur ruangan. Dalam keadaan ini, metode pengukuran tidak akan menghasilkan suatu keadaan panas, jadi besar hambatan yang terukur pada temperature ruangan sama dengan temperature ruangan percobaan (temperature dengan mudah diukur dengan thermometer). Diantaranya metode yang memungkinkan, dipilih metode Volt Amperemeter karena lebih mudah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar